Profil : Suzuki APV type. 1 A/T ( 2005 – 2007 ) – Part 1

Posted on Updated on

APV Automatic emblemAnda pemilik atau pernah memiliki varian APV model pertama dengan transmisi otomatis?

Tahukah Anda bahwa APV Anda memiliki kualitas pembuatan yang lebih unggul dari APV varian manual dan hampir mirip dengan unit APV yang di ekspor ke negara tetangga semisal Singapura, Malaysia, Vietnam, dan lain-lain? Tahukah Anda bahwa unit APV otomatis Anda memiliki beberapa komponen tambahan yang tidak dimiliki oleh APV varian transmisi manual?

Bila Anda hanya mengetahui beberapa hal saja, bahkan tidak mengetahui apa perbedaannya selain dari jenis transmisi yang dipakai jangan kuatir, artikel ini akan menjelaskannya untuk Anda.

 

Eksterior
APV Type 1 A/T with Mercedes W210 steel cast wheel.
APV Type 1 A/T with Mercedes W210 steel cast wheel.

Dari sisi tampilan, tidak ada hal signifikan yang membedakan APV GX versi transmisi otomatis (selanjutnya disebut APV A/T) versi 1 dengan APV GX versi transmisi manual kecuali ada pada emblem tipe dan roda jenis ‘cast alloy’ dengan motif palang 5 berukuran 14 inci sama seperti dengan APV trim GL dan tipe ban yang sama, yaitu 185/80/R14.

Hal ini terjadi karena PT. Suzuki Indomobil International. (sekarang berubah menjadi PT. SIS atau Suzuki Indomobil Sales) selaku APM dan produsen Suzuki APV khawatir dengan posisi ‘Oil Pan’ dari transmisi otomatis yang rendah dan secara langsung mengurangi jarak ketinggian antara bagian mobil dan permukaan jalan. Selain hal tersebut juga diperkirakan bahwa rendahnya posisi ‘Oil Pan’ dari transmisi APV A/T akan berbahaya apabila bagian tersebut terkena hantaman benda asing di permukaan jalan sehingga dapat merusak komponen transmisi otomatis.

Oil Pan
Oil Pan

 

Namun dikarenakan pengguna APV A/T cenderung lebih halus dalam segi cara mengemudi dan terbantu oleh rigiditas konstruksi per daun di roda belakang, sampai saat artikel ini ditulis belum ditemukan atau belum adanya laporan kendala teknis terkait ‘Oil Pan’ yang rendah tersebut. Dan pada akhirnya muncul APV A/T tipe 2 (APV Arena) dengan ukuran roda 15 inci sama seperti pada versi transmisi manual untuk model trim GX, SGX dan SGX+ (SGX Luxury).

 

Oil Cooler Transmisi Otomatis

Cobalah buka bonnet APV A/T Anda dan perhatikan komponen seperti radiator kecil di bagian kanan bawah, tepat disamping radiator dan kondensor AC. Atau intiplah melalui sela-sela bemper depan ke bagian kanan bawah tepat berada disamping posisi radiator dan kondensor AC.

ATF Oil Cooler
ATF Oil Cooler
ATF Oil Cooler
ATF Oil Cooler

Bila Anda melihat komponen tersebut, itulah komponen yang disebut sebagai ‘Automatic Transmission Oil Cooler’ dan seperti namanya; fungsi komponen ini bertugas untuk mendinginkan cairan transmisi otomatis (disebut sebagai ATF – Automatic Transmission Fluid) yang digunakan oleh transmisi tersebut sebagai pelumasan komponen-komponennya.

Anda yang sedang memiliki atau pernah memiliki kendaraan dengan transmisi otomatis mungkin tidak merasa asing dengan komponen tersebut dan paham akan cara kerjanya, namun bagi Anda yang baru mengenal komponen tersebut, cara kerja ‘ATF Oil Cooler’ sama seperti pada radiator kendaraan dan bekerja secara aktif mendinginkan cairan transmisi selama mobil digunakan namun tidak memiliki keterkaitan cara kerja dengan radiator mobil karena memiliki jalur kerja yang berbeda.

 

Interior

Pada bagian ini tidak banyak yang berbeda dengan APV trim GX versi transmisi manual selain pada bagian depan dimana hanya terdapat 2 pedal gas dan rem juga terdapat tuas transmisi otomatis segaris ( pola P-R-N-D-2-L ) dengan tombol ‘Over Drive’ serta arm rest lebar pada kursi pengemudi.

APV type 1 A/T side-front
APV type 1 A/T side-front

 

Namun perbedaannya tidak hanya ada pada hal yang terlihat oleh mata, beranjak ke bagian kursi pengemudi seperti yang disebutkan sebelumnya terdapat arm rest, namun benda tersebut tidak ada pada versi transmisi manual. Mengapa? Dikarenakan cara kerja transmisi otomatis yang tidak merepotkan penggunanya, hanya dengan menggeser posisi tuas dari ‘P’ ke ‘D’ maka mobil sudah merangkak dengan sendirinya dan pola perpindahan segaris yang digunakan makin memudahkan penggunaan transmisi, maka Suzuki menempatkan arm rest tersebut untuk mengistirahatkan tangan kiri pengemudi APV A/T saat mobil melaju pada kecepatan konstan.

arm rest up
arm rest up
arm rest down
arm rest down

Selanjutnya pada tuas transmisi, bila pengemudi memindahkan posisi transmisi ke ‘R’, akan ada suara ‘biip’ panjang berkelanjutan layaknya pada bis atau truk saat kendaraan bergerak mundur di posisi transmisi ‘R’. Hal ini dimaksudkan untuk memberi isyarat bahwa transmisi terkunci dan kendaraan siap untuk melakukan manuver mundur.

 

 

 

 

(bersambung ke bagian 2.)

*Foto milik pribadi | Properti kendaraan milik Pekunden*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s